Raya Dieng 2 Malang | Telp +62 (341) 551143 / +62 813 3410 2323
Home
Contact

Article

Jumat , 26 Jan 2018 10:07:41

5 Kelemahan Veneer Gigi yang Wajib Diketahui

Setelah tren behel atau kawat gigi beberapa waktu lalu, belakangan ini dunia kedokteran gigi yang terus melakukan perkembangan pada segi estetika atau kecantikan memberikan solusi baru yang juga menjadi tren belakangan ini. Solusi tersebut dinamakan veneer gigi. Apakah veneer gigi itu?


Veneer gigi adalah suatu teknik melapis gigi yang bertujuan untuk memperindah gigi. Dengan mendapatkan manfaat kosmetik dan restorative seperti, gigi yang lebih putih, lebih rata, memperbaiki kerusakan gigi, menghindari karies gigi, memperbaikin bentuk dan susunan gigi yang tidak beraturan, dan menutupi cacat gigi.


Begitu banyak orang berlomba – lomba melakukan veneer gigi, baik pada kalangan artis dikota – kota besar maupun di kalangan orang biasa. Lalu apakah veneer gigi adalah suatu hal yang memang harus dilakukan untuk memperindah tampilan gigi? Adakah efek samping dari veneer gigi ini? Pada artikel kali ini akan dibahas mengenai kelemahan dari veener gigi.


Kelemahan veneer gigi


Selain manfaat yang di berikan dari hasil veneer gigi, ada juga beberapa kelemahan yang ditimbulkan dari pemasangan veneer gigi tersebut, antara lain adalah:


1. Membuat gigi menjadi lebih sensitif


Salah satu kelemahan dari pemasangan veneer gigi ini adalah, gigi akan menjadi lebih sensitif. Hal ini disebabkan karena salah satu proses dari pemasangan veneer gigi ini adalah dengan cara mengikis enamel gigi. Semakin banyak enamel yang dikikis maka akan membuat gigi akan menjadi semakin sensitif dan mudah merasa ngilu (ada beberapa penyebab gigi sensitif dan cara mengatasi gigi sensitif)  . Misalnya terhadap minuman dan makanan yang dingin atau panas.


2. Merusak Jaringan Gigi


Veneer gigi dapat merusak jaringan gigi. Hal ini disebabkan karena pada tahap awal pembuatan veneer gigi adalah dengan cara pengikisan gigi yang dapat menekan jaringan gigi. Apalagi jika tidak dikerjakan dengan benar dan bukan dengan ahlinya.


3. Tidak dapat bertahan lama


Pemasangan veneer gigi yang mengunakan sejenis semen khusus sebagai perekat atau yang biasa diketahui sebagai lem gigi ini mempunyai daya tahan 5 – 10 tahun. Lambat laun tentu daya lekatnya akan menurun dan veneer menjadi lepas. Veneer gigi ini bersifat permanen dan irreversible, artinya apabila rusak maka harus diganti dengan melakukan proses yang sama dari awal. Oleh sebab itu veneer gigi harus diganti paling lama dalam waktu 10 tahun saja.


Selain itu perawatan pada gigi yang sudah dilakukan veneer gigi haruslah hati – hati, antara lain harus mengunjungi dokter gigi tiap 6 bulan sekali. Untuk membersihkan gigi tidak cukup hanya dengan cara menyikat gigi dengan benar saja tetapi dengan menggunakan benang gigi atau dental floss. Kemudian pada malam hari saat tidur, gunakan night guard agar gigi – geligi tidak beradu.


4. Harus Menghindari makanan keras dan minuman berwarna.


Untuk veneer dengan menggunakan bahan komposit, maka anda harus menghindari makanan yang keras – keras karena veneer akan mudah tergores dan rusak. Selain itu juga menghindari minuman berwarna seperti kopi, teh, minuman soda, alkohol, dan wine atau anggur merah. Hal ini disebabkan karena veneer dengan menggunkan bahan komposit mudah menyerap warna yang akan mempengaruhi gigi yang sudah di veneer dan berwarna putih cerah akan cepat berubah warnanya seperti semula atau bahkan lebih buruk lagi. Anda dapat menambah wawasan tentang beberapa makanan yang memutihkan gigi dan tips memutihkan gigi.


Untuk veneer gigi dengan bahan porcelain, sebaiknya menghindari makanan yang keras seperti es batu dan juga menghentikan kebiasaan mengigit pensil, menggigit kuku, dan menggeretakkan gigi geligi saat tidur.


Jika lepas atau rusak harus segera di lakukan veneer kembali


Veneer gigi dengan bahan komposit mudah tergores dan rusak, selain itu apabila tidak dirawat degan baik maka warnanya akan cepat pudar. Masa pemakaiannya pun relatif lebih sebentar, yaitu hanya lebih kurang 2 tahun saja.


Sedangkan pada veneer gigi yang berbahan porcelain lebih tahan, lebih kurang masa pemakaiannya selama 5 – 10 tahun. Namun tidak disarankan untuk pemasangan pada gigi yang lapisan emailnya sudah tipis dan sering mengkonsumsi makanan yang keras. Selain itu veneer gigi dengan bahan porcelain juga tidak diajurkan dipasang pada pasien yang memiliki kebiasaan menggigit  – gigit kuku dan pensil, juga kebiasaan menggeretakkan gigi geliginya pada saat tidur ataupun beraktifitas sehari  – hari. Hal ini dikhawatirkan veneer gigi akan patah dan rusak.


Sebaiknya anda melakukan konsultasi dan diskusi yang matang terlebih dahulu dengan dokter ahli gigi sebelum melakukan veneer gigi ini. Jika memang veneer gigi merupakan kebutuhan maka sebaiknya segera dilakukan, namun jika hanya mengikuti tren, sebaiknya difikirkan terlebih dahulu, karena jika tidak dirancang dengan baik maka hasilnyapun tidak akan sempurna, bentuk dan warnanya juga akan tampak tidak natural, bau yang tidak sedap, hingga kerusakan dan pembusukan gigi.


Kelemahan veneer gigi yang telah kita bahas diatas semoga dapat menambah wawasan para pembaca tentang kelemahan memakai veneer gigi. Selain itu dapat mengambil keputusan apakah perlu melakukan veneer gigi ataukah tidak.


Demikianlah artikel singkat ini kami sajikan, semoga bermanfaat. Ikuti terus artikel – artikel informatif kami lainnya seputar kesehatan gigi dan mulut, hanya di Halogigi.com. Tetaplah menjaga kesehatan gigi dan mulut anda.

sumber : https://halogigi.com/kelemahan-veneer-gigi


©2018 www.grahamaya.com, All Right Reserved